Brain Conflicts (EP)

Band : COLLECTIVE SHOES
Title : Brain Conflicts (EP)
Release Date : 1 Juli 2017
Label : MUSICOLOID

PRES RELEASE

Setelah berdiri selama kurang lebih 2 tahun, Collective Shoes akan merilis EP pertamanya yang bertajuk “Brain Conflicts” pada bulan Juli tahun ini. Berisi lima tracks dari materi-materi yang telah mereka rekam sejak tahun lalu, tajuk “Brain Conflicts” dipilih untuk merepresentasikan bagaimana masing-masing dari kelima track tersebut berasal dari masalah-masalah yang menyelimuti kami dan jalan penyelesaiannya adalah dituangkan dalam kelima tracks tersebut.
Brain Conflicts dalam track-track nya bisa dibilang tidak terpaku pada genre awal yang diusung Collective Shoes, pada dasarnya mereka menulis lagu yang mereka inginkan dan yang dirasa paling pas untuk ‘mewakili’ setiap track nya. Seperti apa track-track yang mereka maksud? Nantikan perilisannya pada 1 Juli 2017

LOST WISDOM ERA II

Band : BAOBAB WIZARD
Title : LOST WISDOM ERA II
Label : MUSICOLOID

Berawal dari keinginan untuk membentuk suatu konsep dan jenis musik yang berbeda di skena Bali, maka terbentuklah sebuah nama Baobab Wizard. Nama Baobab diambil dari nama sebuah pohon yang begitu unik di Afrika dengan ukuran yang sangat besar, sedangkan Wizard jika diartikan didalam bahasa Indonesia yang artinya adalah penyihir. Jadi makna dari nama Baobab Wizard yang dimaksud adalah manusia sebagai pengontrol sebagian besar kehidupan baik dan buruknya kehidupan sebagian besar yang disebabkan oleh manusia.

Selang peluncuran Lost Wisdom Era yang pertama dirilis dengan sistem indie, persiapan Lost Wisdom Era yang kedua dirilis oleh Dense(s) Record dan Svmber Rejeki segera diluncurkan. Sekitar setengah bulan penggarapan materi yang begitu cukup menguras tenaga dan pikiran, akhirnya Lost Wisdom Era yang kedua siap diluncurkan dengan bentuk kaset. Lost Wisdom Era yang kedua ini berisikan tujuh lagu didalamnya dengan tambahan tiga materi yang melanjutkan Lost Wisdom Era yang pertama yaitu Lost Wisdom Era, Honour for Triloka dan Agni Forest. Pada materi yang bertajuk Honour for Triloka, sempat berkolaborasi dengan Karina sebagai vokalis wanitanya.

Mengonsumsi musik dari Gallhammer membuat musik Baobab Wizard lebih berkembang dan mampu menambahkan jenis musik lainnya seperti doom metal, sludge metal, ambient, ethnic dan lainya menjadi karakter dari musik Baobab Wizard. Menuangkan aksi protes terhadap keadaan sekitar terutama masalah human error dan lingkungan, lirik yang dituangkan oleh sang vokalis menjadi temanya. Maka dari itu Lost Wisdom Era menjadikan sebuah nama album E.P yang dikemas dengan sangat apik dan penuh perjuangan terhadap kondisi sekitar kita dengan memahami isi dari lirik-lirik yang dibuat.

Semoga musisi indie berani mengangkat tema yang mengkritisi bagaimana keadaan sekitar kita, keadaan Negara kita dan seluruh penjuru dunia. Dengan berkarya, secara tidak langsung kita bisa memberi edukasi terhadap para pendengar dan masyarakat yang mampu memperjuangkan apa yang harus kita juangkan! Dan selalu dukung musik Indonesia dengan cara membeli rilisan fisiknya atau membeli merchandisenya tanpa mendownload gratis karya mereka, karena berkarya itu sangat susah. Mendownload dengan cara membayar memberi dampak kepada musisi atau band itu sendiri. Dukung musik Indonesia!

A Moody Teen

Band : SPIKY MONSTER
Title : A Moody Teen
Release Date : 24 Januari 2017
Label : MUSICOLOID

Sebagai lanjutan langkah dalam berkarya, Spiky Monster resmi me-release E.P Mini Album yang berjudul “ A Moody Teen”, Album yang berisi 6 lagu di dalamnya ini merupakan album yang dikerjakan secara serius dan terkonsep,
E.P A Moody Teen ini bertemakan tentang perjalanan yang di alami oleh Spiky Monster sendiri, dari mereka yang masih labil hingga kini beranjak dewasa. Materi album ini di sajikan untuk seluruh penikmat musik di dunia, karena isi lagu dari album ini walaupun bernuansa pop punk tapi sangat easy listening apabila didengar di telinga

Pada awal tahun 2017 di 24 Januari 20117 kemarin, spiky monster mengadakan launching album fisik di salah satu tempat yang tidak asing bagi kalangan anak muda di yogyakarta, namun dengan kemajuan zaman dan teknologi di era sekarang sepertinya kurang apabila album tersebut tidak di release secara digital. Karena di era sekarang rilisan fisik sudah mulai tidak dinikmati karena adanya banyak aplikasi dan website penyedia rilisan secara digital dan gampang di akses.

Dan pada bulan april ini,Spiky Monster bekerja sama dengan indie label untuk merelease album secara digital. Musicoloid Indonesia secara resmi akan bekerja sama dengan Spiky Monster dan akan merelease E.P A Moody Teen secara digital. Dan kedepannya E.P tersebut dapat di akses dengan mudah di berbagai aplikasi dan website resmi oleh para penikmat musik yang ada di dunia.

B.E.B.A.S

Band : REACK
Title : B.E.B.A.S
Release Date : 1 April 2017
Label : MUSICOLOID

Setelah banyak pertanyaan kapan band kami merilis album? Akhirnya sekarang kami bisa menjawabnya. 1 April 2017 kami merilis mini album kami di musicoloid. Rasa senang dan bahagia terlihat jelas di wajah kami.. Yeah.. memang belum banyak cerita. Tapi mudah mudahan dengan kami merilis mini album kami ini. Akan lebih banyak lagi cerita dan keajaiban-keajaiban ke depannya. Thanks to. Allah swt berserta rosul-rosulnya.. musicoloid, dan semua rekan-rekan yang telah mensupport tanpa terkecuali.

13% HEART, 18% AGE, 69% LOVE, 100% BASTARDS

Band : BEAT AND THE BASTARDS
Title : 13% HEART, 18% AGE, 69% LOVE, 100% BASTARDS
Release Date : 7 Mei 2016
Label : MUSICOLOID

Setelah hampir 6th tahun unit Hard Punk dari Gianyar Bali ini berdiri, sempat berganti personil dan berganti nama, dan matery album sempat mangkrak alias tertunda karena ada beberapa kendala di tahun 2014. tepat pada 7 mei 2016 akhirnya BEAT THE BASTARDS dengan personil : Suryox : Vocal ,Afrooman : Guitar , Komink : Guitar ,Adi : Bass ,Andy : Drum.
Merilis album perdananya “13% HEART, 18% AGE, 69% LOVE, 100% BASTARDS” di Lingkar Art Space Denpasar Bali. “13% HEART, 18% AGE, 69% LOVE, 100% BASTARDS” mengisahkan perjalanan kehidupan dari seseorang, dimana 13%heart kita maknai umur seseorang yang baru mengenal cinta, dan 18% age kita maknai seseorang sudah dikatakan mulai dewasa, 69% love kita maknai dengan favorite style dalam urusan bercinta. Setelah mencapai semua fase tersebut dan penggabungan dari fase-fase tersebut menjadi 100% bastards yang artinya semua hal-hal yang mencangkup kenikmatan duniawi sudah dinikmati sehingga seseorang tersebut bisa dikatakan bastards.

Lelakon

Band : RED WHITE
Title : Lelakon
Release Date : 27 Desember 2017
Label : MUSICOLOID

Dari buah hasil karya ini kemudian lahir sebuah album pertama Red White yang bertajuk “LELAKON”. Didebut awal album Red White ini kami mengusung musik ethnic yang dibungkus dengan nuansa alat musik kenusantaraan dan kami ingin menyuarakan hal-hal kebaiakan baik dari segi sosial, cinta, maupun spiritual hakiki yang nantinya kami berharap lewat alunan nada dan lirik lagu-lagu kami akan memberi dampak positif bagi para pendengar musik kami.

Cerita Kita

Band : OCTAVIA
Title : CERITA KITA
Label : MUSICOLOID

Daydreams

Band : COASTER
Title : DAYDREAMS
Release Date : 31 Oktober 2016
Label : MUSICOLOID

COASTER DAYDREAMS

Sebagai bentuk wujud eksistensi dalam dunia musik punk rock khususnya, Coaster ingin memberikan kepada pemuda bangsa ini sesuatu musik berisikan kejujuran dan ketulusan pola pikir kita yang dituangkan kedalam lirik dan lagu untuk para pendengar musik Indonesia serta menjelaskan tentang apa yang sedang terjadi di kalangan anak muda hari ini.
Maka Coaster menciptakan sebuah album berjudul Daydreams yang berisi 12 lagu tentang perjuangan, kecintaan, kepedulian dan kekhawatiran kami untuk kawa-kawan kita, serta memberi pelajaran melalui musik dan lirik yang dibalut lantunan aransemen Punk Rock yang di komandoi oleh Papau ( Gitar/Vokal), Ari (Drum), Fadil ( Bass/Back Vocal ) dan dibantu oleh Kawan Coaster.

Diawal tahun 2016 kita mengerjakan lagu kita di sebuah studio rumahan bernama Play Record yang terletak di Jakarta, sebuah studio rekaman yang sudah membantu proses pengerjaan 12 lagu kita yang berlangsung selama 6 bulan, dan berkat tangan Nabil operatorPlay Record akhirnya dibulan September 2016 kita bisa merilis album Daydreams dari Coaster.

Nama Daydreams kita ambil sebagai nama Album COASTER guna mewakili dari konten 12 lagu kita, nama tersebut dicetuskan oleh Ari yang menyebutkan persiapan pembuatan lirik dan lagu kita berawal dari lamunan para personil yang memikirkan keadaan generasi penerus bangsa Indonesia.

Untuk kawan-kawan yang ingin mendengarkan dan mendownload lagu kami bisa kunjungi situs resmi kami di www.coasterofficial.com atau bisa juga di label resmi kami musicoloid.com . disana kamu dapat mendengarkan hasil kerja keras kami dalam menciptakan balada musik Punk Rock.

COASTER – Bergerak

Meet Me In Death Valley

Band : BLACK SUIT YOUTH
Title : Meet Me In Death Valley
Release Date : 1 Februari 2017
Label : MUSICOLOID

“Black Suit Youth hits you like an asteroid crashing through a nuclear bomb factory”! – The Los Angeles Examiner

Black Suit Youth is a four piece rock band from New York. They have been self-releasing albums and EPs and have toured The USA many times. They have played sold out theaters with bands such as Story of the Year and Alien Ant Farm and will continue to record and play live in 2017.
Black Suit Youth is very excited to partner with Musicoloid to release digitally for the first time in Indonesia, their seminal album “Meet Me In Death Valley”!

Transisi Adapatasi

Band : The Hook
Title : Transisi Adapatasi
Label : MUSICOLOID

TheHooK Transisi Adaptasi

Ditengah rengek sendunya lagu -lagu pop yg lagi marak saat itu, theHooK berusaha untuk bikin lagu-lagu Rock yang sedikit soft menuju distorsi tapi bisa dan layak dikonsumsi kuping siapa aja walau mereka bukan pendengar rock sejati, Rock, distorsi tapi agak ringan untuk menTransisi lalu berAdaptasi dari pop menuju era Rock.

Yang dimana saat itu musik-musik Rock yang keras kurang diterima dan kerap tidak diberi ruang untuk tampil dan diperdengarkan secara umum baik di berbagai media. Dan sering kali jika ada acara panggung musik, band rock susah untuk tampil dengan alasan demi ketertiban lah, takut chaos dan mengundang kerusuhan dsb.
Dari situlah kami spakat utk mmberi judul album tersebut Transisi Adaptasi.

Selain itu album Transisi Adaptasi bisa didapatkan di
www.musicoloid.com dalam bentuk Digital dan Cetak.

The HooK – Seenaknya !!!